.

Vera Farah Bararah : detikHealth

detikcom - Jakarta, Orangtua terkadang bingung karena pada usia tertentu anaknya belum bisa berbicara. Hal ini membuat orangtua bertanya apakah kondisi tersebut masih terbilang normal atau justru menandakan adanya gangguan.

Ike R Sugianto, Psi, seorang psikolog anak menuturkan untuk mengetahui apakah anak mengalami gangguan bicara atau tidak perlu diperhatikan tahapan dari perkembangan bicara anak. Berikut ini tahapan perkembangan bicara dan bahasa yang dialami anak yaitu:

Usia 0-6 bulan
Perkembangan bicara dan bahasa:

Cooing (suara yang tidak beraturan)

Menoleh ke sumber bunyi atau berhenti menangis kalau mendengar suara

Adanya kontak mata untuk mengikuti gerakan benda


Stimulasi yang bisa diberikan:


Berbicara pada bayi dengan penuh atensi

Menggunakan intonasi yang menarik

Berkomunikasi misalnya bermain cilukba atau bernyanyi saat melakukan aktivitas bersama seperti pada waktu makan, mandi atau ganti popok.


Usia 6-12 bulan
Perkembangan bicara dan bahasa:


Babbling atau pengulangan suku kata yang sama seperti mamama atau bababa

Meningkatnya pemahaman atas kegiatan sehari-hari

Ada echolalia (membeo) mulai dari 3-5 kata


Stimulasi yang bisa diberikan:


Memberikan respons pada ocehan yang dikeluarkan si kecil

Menggunakan kalimat pendek dengan tempo lambat dan 1 bahasa


Usia 12 bulan
Perkembangan bicara dan bahasa:


Mengenali nama sendiri

Memahami instruksi sederhana seperti kiss bye atau dagh-dagh

Kata pertama sebanyak 5-6 kata


Stimulasi yang bisa diberikan:


Memberikan tanda pada setiap tindakan


Usia 18 bulan
Perkembangan bicara dan bahasa:


Memahami 10-20 kata termasuk nama-nama orang

Menyebutkan nama obyek dari foto atau gambar

Mulai menggunakan kalimat yang terdiri dari 2 kata

Mulai mengungkapkan keinginannya seperti 'minta' atau 'permen'

Mampu bertanya dengan kalimat sederhana seperti 'mana bola?'

Menggunakan bahasa non-verbal seperti menunjuk, bersenandung atau bernyanyi


Stimulasi yang bisa diberikan:


Memberikan lagu sederhana atau kata yang berulang-ulang

Menjelaskan apa yang sedang ditonton si kecil

Memberikan pujian


Usia 24 bulan
Perkembangan bicara dan bahasa:


Memahami pertanyaan dan perintah sederhana

Memahami instruksi yang lebih luas

Lebih banyak menggunakan penggabungan dua kata dan menggunakan kalimat yang lebih panjang (3 kata)

Anak menunjuk dirinya sendiri dengan nama

Mulai menggunakan kata negatif seperti 'tidak pergi' atau 'jangan'

Memahami minimal 50 kata

Bertahan mengikuti aktivitas selama 6-7 menit


Stimulasi yang bisa diberikan:


Memperluas penggunaan kata baru

Memperjelas arti suatu kata dengan menggunakan bahasa tubuh dan intonasi

Menggunakan percakapan sederhana

Merangsang anak dengan pertanyaan sederhana lalu tunggu respons dari anak selama 10 detik

Membaca buku dengan kalimat yang berulang-ulang dan sederhana

Memberikan permainan dengan istruksi seperti 'Pegang hidung' atau anggota tubuh lainnya


Usia 30 bulan
Perkembangan bicara dan bahasa:


Memahami 400-800 kosa kata

Mampu menyebutkan nama depan

Bisa menggabungkan antara kata kerja dan kata benda

Mampu menyebut 7 anggota tubuh

Mulai bisa membedakan barang berdasarkan bagian atau fungsinya seperti 'mana yang punya roda' atau 'yang mana yang bisa dipakai untuk makan'

Bisa memahami konsep besar dan kecil


Stimulasi yang bisa diberikan:


Membaca cerita dan menjawab pertanyaan sederhana


Usia 3 tahun
Perkembangan bicara dan bahasa:


Paling sedikit mampu menyebutkan 1 warna

Sering berbicara waktu bermain atau saat sedang sendiri

Bisa menceritakan sebuah cerita sederhana

Bisa menggunakan 3-4 kalimat

Memahami kalimat seperti 'Coba tunjuk yang mana bintang'

Memahami 900-1.500 kosa kata

Menggunakan kata tanya seperti mengapa dan apa


Stimulasi yang bisa diberikan:


Mulai menggunakan kalimat yang terdiri dari 3-4 kata

Membicarakan kegiatan sehari-hari

Bermain dengan teman sebayanya


Usia 4 tahun
Perkembangan bicara dan bahasa:


Mamahami 1.500-2.000 kosa kata

Memahami kata jika, karena atau siapa

Menggunakan 4-5 kata dalam satu kalimat

Mulai menggunakan struktur bahasa yang rapi

Memberikan artikulasi yang lebih jelas

Mampu mengikuti perintah 2-3 langkah


Stimulasi yang bisa diberikan:


Mengunjungi kebun binatang atau sebuah pertunjukkan

Berbicara dengan kalimat atau membacakan cerita yang lebih panjang


Usia 5 Tahun
Perkembangan bicara dan bahasa:


Memahami 2.500-2.800 kosa kata

Mendefinisikan obyek berdasarkan fungsinya

Terkadang masih bingung antara kemarin, dulu atau besok

Mampu bertukar informasi, bisa menjawab telepon dan menghubungkan cerita

Menggunakan 5-6 kata dalam satu kalimat


Stimulasi yang bisa diberikan:


Mendengarkan apa yang diucapkan anak

Memberi kesempatan bagi anak untuk mengutarakan perasaannya


Jika anak belum mencapai tahapan tersebut ada kemungkinan anak mengalami gangguan bicara. Namun ada beberapa faktor yang terkait dengan gangguan perkembangan bicara dan bahasa pada anak seperti:




Gangguan pendengaran

Gangguan pemrosesan sensorik

Kelainan organ bicara

Bingung bahasa (bilingual)

Selective autism

Perkembangan otak yang kurang optimal

Indikasi adanya gangguan yang lebih serius seperti keterbelakangan mental atau gangguan spektrum autis.


Untuk mengetahui apakah ada gangguan tersebut atau tidak, orangtua bisa melakukan beberapa pemeriksaan seperti ke dokter THT dan pemeriksaan tumbuh kembang dengan ahli terapis wicara, psikolog, psikiater, dokter anak.

"Jika memang diketahui adanya gangguan, maka pemilihan terapi yang diberikan sangat tergantung dengan faktor terkait tersebut dan juga kondisi anak," ujar Ike yang juga pendiri Potentia Center dalam rilis seminar Identifikasi Gangguan Perkembangan yang diterima detikHealth, Jumat (1/4/2011).

Meski demikian ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orangtua dan guru yaitu:




Memperbanyak waktu untuk bermain bersama

Mengikuti minat dan masuk ke dalam dunia anak, baru secara perlahan mengarahkan anak

Menggunakan 1 bahasa terlebih dahulu sehingga anak tidak bingung

Menggunakan tempo bicara yang sedang

Menggunakan kalimat pendek seperti 1-2 kata

Memperbanyak ekspresi yang seru seperti 'Wow ! Oh-oo'

Meminta respons timbal balik dari anak mulai dari hal yang bisa dilakukannya seperti tos, cium atau mengangguk

Memberikan jeda 5 detik antar kalimat pengulang

Menggunakan alat bantu visual

0 comments:

Template by - Abdul Munir - 2008